Jumat, 11 Juni 2021

Panduan dalam Memilih Apartemen

 

Apartemen Grand Palace Kemayoran
Apartemen Grand Palace Kemayoran

Harga-harga properti yang akhir-akhir ini terus mengalami kenaikan tak membuat apartemen sepi peminat tentunya. Kelengkapan fasilitas dan juga lokasi yang terletak pada pusat kota menjadikan apartemen sebagai jenis hunian yang sangat menarik hati untuk para milenial. Booking apartemen grand palace kemayoran dengan gaya hidup milenial yang sangat bergantung pada teknologi juga dapat didukung penuh oleh jaringan-jaringan Internet yang disediakan hunian apartemen. Mengenai kenyamanan untuk dihuni, milenial juga umumnya menyukai desain-desain hunian yang ringkas dan fungsional, sehingga lebih praktis baik saat beraktivitas maupun saat membersihkan rumah. Namun untuk menemukan apartemen ini yang tepat tak semudah membalikkan tangan. Inilah ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum memilih apartemen demi kenyamanan untuk dihuni.

 

1. Rencanakan jangka panjang
Memilih sebuah apartemen dipastikan terlebih dahulu kalau apartemen yang dipilih selayaknya sudah memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan pada masa yang akan datang. Hal-hal ini sangat bergantung pada tujuan jangka panjang yang akan panjang tentunya. Jika berniat menetap pada dalam waktu yang lama maka pilihlah sebuah apartemen yang lokasinya yang strategis, berdekatan dengan kantor ataupun tempat publik yang kerap dikunjungi. Maka alangkah baiknya membeli ataupun menyewa unit yang telah dilengkapi oleh desain-desain interior apartemen sehingga ini bisa langsung ditinggali dengan nyaman.

 

Jika memiliki perencanaan karier yang lebih dengan dinamis, seperti masih mau berganti-ganti pekerjaan dan berpindah tempat tinggal. Selain itu juga dijual kembali dengan harga yang memang mau lebih tinggi, apartemen bisa disewakan. Maka dari itu, pilihlah lokasi-lokasi yang dekat dengan perkantoran atau lingkungan kampus sehingga ramai para peminat.

 

2. Mempelajari rekam-rekam jejak untuk pengembang dengan baik

Mencari tahu tentang rekam jejak pengembang dengan isnis properti memang kian menggiurkan, sehingga mendatangkan banyak pelaku-pelaku bisnis yang baru. Membuat calon pembeli ataupun menyewa semakin sulit menentukan mana yang terpercaya. Jangan mudah terbuai karena diiming-imingi oleh apartemen dengan harga murah. Banyak pengembang yang tak berhasil merampungkan dengan  proyeknya. Cobalah untuk menggali informasi-informasi mengenai kinerja dan track record pengembang tersebut melalui pemberitaan di media-media serta tanggapan pembeli ataupun pihak penyewa terdahulu. Apakah para pengembang pernah terlibat dalam skandal dan juga bagaimana cara mereka menyelesaikannya. Untuk menjamin keberhasilan pada sebuah proyek, perhatikan juga besarnya permintaan terhadap bangunan apartemen tersebut. Bisa dengan mencari tahu dari jumlah unit-unit yang terjual atau berkunjung langsung ke lokasi proyek untuk melihat perkembangan pada konstruksinya.

 

3. Sistem pembayaran yang sesuai dengan kemampuan

Dengan memilih sistem pembayaran yanhg sesuai kemampuan apabila pembayaran apartemen dengam cara tunai dirasa memberatkan maka bisa mencoba mengambil program cicilan yang disediakan oleh pihak bank seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), ataupun sistem pendanaan peer to peer lending. Ada juga beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah besaran uang muka atau juga down payment (DP) yang harus dikeluarkan. Dengan semakin besar maka akan lebih meringankan cicilan pada kemudian hari. Setiap sistem cicilan ini juga menerapkan suku bunga yang sangat bervariasi, mulai dari flat rate bahkan floating rate. Dalam mempelajari keuntungan-keuntungan dan juga risikonya secara rinci karena ini berhubungan dengan alokasi biaya dalam perencanaan secara finansial. Jatuhkan pada pilihan sistem yang paling sesuai dengan kemampuan ekonomi.

 

4. Lihat aspek-aspek legalitas

Memperhatikan pada aspek-aspek legalitas pada sebuah partemen memiliki regulasi yang lebih khusus dibandingkan dengan rumah tapak. Maka sebelum terjadi kesepakatan antar  pengembang maka periksa terlebih dahulu kelengkapan administrasi dan izin mendirikan bangunan (IMB). Pastikan sudah mengetahui hak milik apa saja yang sudah peroleh agar tak terkecoh dengan isi surat perjanjian jual beli ataupun sewa menyewa. Jika merasa tak memiliki informasi yang memadai mengenai aspek legalitas ini, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan ahli-ahli hukum properti. Jangan sampai salah juga menentukan rumah masa depan. Investasi ini yang dikeluarkan untuk membeli apartemen jumlahnya tak sedikit. Dengan tak berhati-hati memilih apartemen, kepemilikan aset-aset ini hunian bisa terasa membebani, dan juga yang terburuk pada risiko mengalami kegagalan investasi pada jangka panjang.

0 komentar:

Posting Komentar