Rabu, 01 April 2020

Jangan Sampai Ketinggalan Berita Corona di Indonesia, Berikut Fakta Terbarunya

Virus corona

Virus Corona masih terus menghantui kehidupan masyarakat di seluruh dunia. 31 Maret 2020, jumlah kasus yang terkonfirmasidi Indonesia sudah mencapai 1414, 1217 dalam perawatan. Kabar baiknya adalah 75 orang sudah berhasil disembuhkan dan nyatakan negative COVID-19. Sementara 122 orang meninggal. Berikut beberapa berita Corona di Indonesia terbaru.

2,5 Juta Orang Indonesia Bisa Terserang COVID 19
Tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) mengambil asumsi dari satu orang yang terkena virus corona memiliki potensi menginfeksi dua orang lainnya. Sehingga, waktu yang dibutuhkan untuk jumlah kasus menjadi dua kali lipat jumlah kasus sebelumnya.
Selain itu, Tim FKM UI juga berasumsi untuk menghitung batasan jumlah kasus tertinggi ini adalah jumlah populasi orang dewasa atau di atas 20 tahun yang mencapai sekitar 172 juta. Pada awal Februari 2020 diprediksi sebagai awal munculnya kasus COVID 19 di Indonesia. Berdasarkan asumsi sebelumnya maka angka yang bisa diprediksi sebanyak 2,5 juta kasus.

Corona Tidak Menular Melalui Udara
Beberapa orang berasumsi bahwa virus corona bisa menyebar melalui udara. Namun, fakta tersebut tidak dibenarkan oleh World Health Organization (WHO) yang menyatakan bahwa virus corona tidak bisa menular melalui udara. Virus corona hanya akan menyebar melalui tetesan (droplet) yang terjadi ketika seseorang terinfeksi bersin, batuk ataupun berbicara.
Droplet tidak akan bisa bertahan di udara, karena memiliki berat, sehingga akan langsung terjatuh ke tempat yang lebih rendah. Virus tersebut bisa saja menyebar karena terhirup oleh seseorang yang berada dalam jarak sekitar 1 meter dari orang yang terinfeksi virus corona atau juga bisa dengan menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi dengan virus.
Oleh karena itu, mengapa kita harus menjaga jarak setiap orang 1 meter. Dengan jarak tersebut, mustahil virus bisa terhirup oleh seseorang, sehingga penyebaran virus bisa dihindari. Ditambah lagi dengan melakukan desinfeksi pada permukaan-permukaan di tempat umum, maka virus corona dijamin akan langsung mati.
Namun, setiap orang tetap harus waspada, misalnya dengan tidak menyentuh mata, mulut dan hidung saat tangan masih belum steril. Usahakan selalu menjaga kebersihan dengan cara cuci tangan menggunakan sabun, setelah Anda pergi keluar rumah dan sebelum Anda mengkonsumsi sesuatu.

Deteksi Virus Corona dengan Tahan Napas adalah Salah
Mitos beredar dimasyarakat adalah menahan napas selama 10 detik atau lebih tanpa batuk berarti bisa dipastikan orang tersebut tidak terkena virus corona. Hal tersebut adalah salah, tidak ada hubungannya antara menahan napas dengan virus corona. Sehingga jika masih terdapat orang-orang yang menyebarkan informasi salah ini bisa langsung dicegah.
Menurut WHO, juga tidak membenarkan mengenai informasi tersebut. Beberapa gejala dari virus corona adalah batuk kering, kelelahan dan mengalami demam. Jadi, jangan sampai mudah percaya dengan informasi-informasi yang masih belum jelas sumbernya. Soal terkena virus atau tidak, langkah paling bijak adalah dengan tes laboratorium.


Kota Tegal Melakukan Karantina dengan Menutup 35 Ruas Jalan
Pada hari Senin, 30 Maret 2020, Kota Tegal resmi melakukan karantina wilayah dengan cara menutup 35 ruas jalan. Tujuan dikeluarkannya kebijakan ini adalah untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona. Menurut Walikota Tegal, penutupan tersebut dilakukan karena belum maksimalnya proses deteksi virus corona.
Adanya penutupan semacam ini juga diharapkan bisa dilakukan untuk daerah-daerah lain di Indonesia. Sehingga, angka penyebaran virus bisa ditekan karena adanya pembatasan keluar masuk masyarakatnya. Lengah sedikit saja, mungkin virus tersebut akan menyebar ke salah satu daerah, sehingga menimbulkan penyebaran baru lagi.

Kabar Baik Virus Corona: 6 Hari Wuhan Bebas dari Kasus Baru
Kasus virus corona bermula di Wuhan, China yang telah melakukan lockdown selama 2 bulan hingga 8 April mendatang. Usaha tersebut tampaknya tidak sia-sia, terbukti dengan tidak adanya penambahan kasus baru selama 6 hari terakhir ini. Sementara itu, di China secara keseluruhan juga mengalami penurunan jumlah kasus virus corona.
Saat ini China sedang melakukan revitalisasi ekonomi yang hampir lumpuh akibat lockdown selama 2 bulan. Namun, meskipun jumlah kasus sudah mulai mereda, China masih tetap mewaspadai adanya gelombang kedua virus corona yang bisa disebabkan dari luar China, oleh karena itu pemerintah China mewaspadai kasus impor.
Penurunan atau bahkan penghentian jumlah kasus virus corona mungkin saja juga bisa terjadi di Indonesia. Asalkan tetap disiplin dengan himbauan-himbauan yang telah diberikan oleh pemerintah. Seperti misalnya tetap menerapkan social distancing dan melakukan self quarantine dengan tidak keluar rumah atau bahkan liburan.

Beberapa Hal yang Bisa Tangkal Virus Corona
Berita Corona di Indonesia selanjutnya adalah tentang beberapa hal yang bisa menangkal penyebaran virus corona. Cara ini bisa dilakukan oleh semua orang, akan memiliki kondisi tubuh yang prima. Beberapa cara tersebut di antaranya adalah dengan olahraga, istirahat yang cukup dan masih banyak lagi, berikut adalah penjelasan secara rincinya.

1. Olahraga
Virus corona bisa ditangkal dengan imun tubuh yang kuat. Salah satu cara untuk bisa meningkatkan sistem imun tubuh adalah dengan melakukan olahraga secara rutin. Anda bisa melakukan olahraga dari rumah, setiap pagi agar bisa menjaga kesehatan tubuh.

2. Istirahat yang Cukup
Pola tidur yang kurang baik juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuh. Sehingga, Anda akan rentan terserang oleh virus. Pastikan Anda telah tidur dengan cukup selama 7-8 jam pada malam hari. Tujuannya adalah agar kekebalan tubuh meningkat dan bisa beraktivitas dengan kondisi tubuh yang fit sepanjang hari.

3. Berjemur
Berjemur bisa dikombinasikan dengan olahraga, dengan begitu sistem kekebalan tubuh akan lebih meningkat. Adanya paparan sinar Ultraviolet (UV) akan meningkatkan aktivitas sel darah putih yang melawan infeksi tubuh. Selain itu, tubuh juga akan menerima vitamin D3 yang merupakan sumber kekebalan tubuh manusia.

4. Mengonsumsi Makanan Antioksidan
Misalnya jeruk, yang kaya akan vitamin C dan mengandung antioksidan. Dengan konsumsi yang cukup, kekebalan tubuh akan meningkat. Anda juga bisa mengkonsumsi sayuran seperti brokoli yang juga kaya dengan antioksidan.

Itulah tadi beberapa https://www.cekaja.com/info/covid-19-updates/ terbaru. Tetap jaga kebersihan dan selalu disiplin dengan himbauan dari pemerintah. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran virus corona dengan melakukan social distancing dan self quarantine.

0 komentar:

Posting Komentar